Wisata Hutan Pinus Nongko Ijo di Madiun Mengalami Penurunan Pengunjung, Pedagang UMKM Terimbas

Bisnis | 03-Jan-2025 07:36 WIB | Dilihat : 109 Kali

Wartawan : Yatno Widodo
Editor : Yatno Widodo
Wisata Hutan Pinus Nongko Ijo di Madiun Mengalami Penurunan Pengunjung, Pedagang UMKM Terimbas foto : Tempat Wisata Hutan Pinus Nongko Ijo Yang Terlihat Sepi Pengunjung.

 

MADIUN || Giripos.com - Kabupaten Madiun, yang dikenal dengan pesona alamnya, memiliki tempat wisata yang memukau, yakni Wisata Hutan Pinus Nongko Ijo, yang terletak di Desa Kare, Kecamatan Kare. Tempat tersebut menawarkan pemandangan indah dengan nuansa hutan pinus yang sejuk dan asri, serta menjadi destinasi favorit sejak pertama kali dibuka pada tahun 2016.

Namun, seiring berjalannya waktu, jumlah pengunjung ke lokasi ini semakin menurun. Saat ini, wisata ini hanya ramai dikunjungi pada hari libur atau akhir pekan. Di hari biasa, tempat ini tampak sepi, hanya dihuni oleh beberapa pengunjung yang terhitung sedikit.

Yuda, salah seorang warga sekitar yang juga bekerja di sektor pariwisata tersebut, mengungkapkan bahwa sepinya pengunjung dipengaruhi oleh kurangnya petunjuk arah atau plakat yang memadai. 

"Akibatnya, banyak wisatawan yang tidak mengetahui keberadaan Wisata Hutan Pinus Nongko Ijo. Yang akhirnya berdampak pada penghasilan para pedagang UMKM di kawasan ini," ujarnya, Jum'at (3/1/2025)

Lebih lanjut, Yuda mengatakan bahwasanya dulu, kawasan tersebut dihuni oleh sekitar 30 pedagang, namun kini hanya tersisa sekitar 16 pedagang yang masih bertahan.

"Dengan Kondisi ini, setidaknya semakin memperburuk perekonomian warga setempat," Imbuhnya.

Yuda juga menambahkan bahwa Wisata Hutan Pinus Nongko Ijo dikelola oleh pihak Perhutani, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMD), dan BumDes. 

"Disini kami berharap, pengelola tempat wisata dapat lebih memelihara dan memperhatikan fasilitas serta infrastruktur wisata, seperti penambahan petunjuk arah yang jelas, guna menarik kembali pengunjung dan menghidupkan kembali kegiatan ekonomi di sekitar kawasan wisata ini,"tandasnya.

 

Related Articles