Pendopo Batang Berdiri Megah Menyisakan Masalah, Pihak Kecamatan Jadi Sasaran
Daerah | 20-Jul-2024 09:46 WIB | Dilihat : 165 Kali

Batang||Bratapos.com - Pendopo kantor camat Batang yang direnovasi pada tahun lalu dengan anggaran sebesar Rp 800 juta tampak megah dan menawan. Namun, di balik kemegahan tersebut, tersimpan masalah serius yang kini mencuat ke permukaan.
Sejumlah pekerja dari pemenang tender proyek tersebut serta beberapa penyedia material mengaku belum menerima pembayaran penuh atas pekerjaan mereka.Masalah ini menjadi viral di berbagai media sosial, membuat Camat Batang, Luksono Pramudito, merasa risih dan tidak nyaman bekerja di kantor kecamatan. "Saya sangat terganggu dengan viralnya informasi ini di media sosial, sehingga saya merasa tidak nyaman dalam bekerja. Pendopo sudah berdiri megah tapi menyisakan masalah," ujarnya saat dihubungi melalui telepon pada Kamis, 18 Juli 2024.
Luksono menjelaskan bahwa proyek renovasi pendopo ini bukan berada di bawah wewenangnya.
"Proyek renovasi Pendopo Kecamatan Batang adalah anggaran dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR), jadi yang tahu secara detailnya siapa CV pemenangnya, progres pembangunannya, dan pembayarannya ya mereka. Kita hanya penerima manfaat saja. Tapi ketika ada masalah, pihak kecamatan yang selalu menjadi sasaran," tambahnya.
Pihak kecamatan sudah beberapa kali berupaya menjembatani mediasi antara pekerja dan pihak CV, termasuk penyedia material seperti penyedia kayu ukiran.
"Kita sudah mengundang semua pihak terkait, termasuk rekanan CV yang menang tender, pelaksana kontrak, mandor, dan penyedia material. Namun, mandornya saat mediasi tidak dihadi, berarti tidak ada itikad baik. Silakan saja kalau mau melaporkan ke polisi," ungkap Luksono.Sementara itu, Kepala Bidang Tata Bangunan Lingkungan DPUPR Batang, Danang, menyatakan bahwa sebenarnya dari pihak Pemerintah Kabupaten Batang semua proses pembayaran ke rekening CV sudah dilakukan sesuai kontrak, termasuk pemeliharaan dan perbaikan yang rusak.
"Dari hasil klarifikasi, CV menyatakan sudah membayar ke mandornya, namun mandor tersebut tidak menyampaikan pembayaran ke para pekerja maupun penyedia material," jelas Danang.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya sudah pernah mengundang CV, mandor, dan pekerja untuk mediasi, namun mandor dan CV pelaksana tidak hadir.
"Yang hadir hanya para pekerja saja, mandornya Pak Piter tidak datang. Ini membuat masalah semakin rumit," kata Danang.
Identitas Penyedia Jasa Pekerjaan Rehab Kantor Kecamatan Batang TA. 2023:
• Nama CV: CV. Karya Nafa Perkasa
• Alamat CV: Jl. Sendangguwo Raya No. 50 RT. 06 RW. 10, Kel. Gemah, Kec. Pedurungan, Kota Semarang
• Nama Direktur: Achmad Hanafi
Kisruh pembayaran yang belum selesai ini telah menciptakan ketidaknyamanan bagi banyak pihak. Dengan berbagai upaya mediasi yang telah dilakukan, diharapkan masalah ini segera menemukan titik terang agar pekerja dan penyedia material mendapatkan hak mereka.Pendopo yang megah seharusnya menjadi simbol kemajuan, bukan menyimpan kisah pilu para pekerja yang belum dibayar.
red
Related Articles


TOPIK TERPOPULER
BERITA POPULER
