Bersama Rombongan wakil ketua DPRD kabupaten Pasuruan Berkunjung ke Bank Sampah dikota Malang.

Pemerintahan | 15-Feb-2026 11:20 WIB | Dilihat : 12 Kali

Wartawan : Redaksi
Editor : Redaksi
Bersama Rombongan wakil ketua DPRD kabupaten Pasuruan Berkunjung ke Bank Sampah dikota Malang. Bersama Rombongan wakil ketua DPRD kabupaten Pasuruan Berkunjung ke Bank Sampah dikota Malang. / Redaksi (15-Feb-2026)

Pasuruan | Giripos.com - Wakil ketua DPRD kabupaten Pasuruan Muhamad Zaini, memimpin rombongan anggota komisi 111 DPRD Pasuruan berkunjung ke bank sampah dikota malang pada hari kamis 12/02/2026 Karena kunjungan sangat berarti demi bertujuan mempelajari sistem pemilahan sampah dan penerapan konsep 3R (Reuse, Reduce, Recycle).

Wakil ketua DPRD Zaini juga menegaskan pentingnya keberadaan bank sampah sebagai motor penggerak edukasi persampahan di tingkat kelurahan terutama di setiap desa serta antar RT/RW yang memahami lingkungan desa sendiri “Kami berharap dalam kunjungan ini di Kabupaten Pasuruan sampah itu tidak overload,” ujarnya. 

Menurut saya, konsep 3R dapat menjadi solusi pengelolaan sampah secara sederhana, murah, dan ramah lingkungan, termasuk pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos, Lanjutnya

"Fungsi pupuk kompas sangat berarti bagi masyarakat petani bisah meningkatkan kesuburan tanah,serta kaya akan nutrisi esensial seperti N, P, K, dan mikroorganisme yang baik untuk tanaman serta meningkatkan struktur tanah Kompos juga membantu memperbaiki struktur tanah, membuatnya lebih gembur dan porus, sehingga akar tanaman lebih mudah menyerap air dan nutrisi juga mengurangi limbah serta membantu mengurangi jumlah limbah organik yang berakhir di tempat pembuangan sehingga lebih ramah lingkungan.Ungkap Wakil ketua DPRD Zaini

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan harus segera turun ke lapangan untuk memberikan edukasi, pembinaan, dan pelatihan pemilahan sampah kepada warga kabupaten Pasuruan terutama di setiap desa yang SDM nya rendah harus kita memberikan arahan secara detil,

“Kalau konsep ini berjalan masyarakat kabupaten Pasuruan tidak akan tidak lagi menyia-nyiakan sampah untuk dibuang sembarangan. Maka dari itu dari pihak DLH harus memberikan pembinaan dan pendampingan secara continue,"Ungkapnya

karena Konsep 3R diyakini efektif mengurangi beban TPA sekaligus menghemat sumber daya melalui tindakan sederhana, seperti kita membawa tas belanja milik sendiri, menggunakan botol minum isi ulang, dan mengolah sampah organik menjadi kompos.Ungkap politis PDIP dalam desakanya.(Agung)

Related Articles