Dorong Gerakan Pilah Sampah Disetiap Rumah Kota Probolinggo TP PKK dan Papesa Perkuat Kolaborasi.
Remaja | 13-Feb-2026 08:29 WIB | Dilihat : 10 Kali
Dorong Gerakan Pilah Sampah Disetiap Rumah Kota Probolinggo TP PKK dan Papesa Perkuat Kolaborasi. / Redaksi (13-Feb-2026)
Probolinggo | Giripos.com - Pertemuan TP PKK Kota Probolinggo di kompleks rumah jabatan Wali Kota Probolinggo pada hari kamis siang 12/02/2026," Audiensi antara Ketua TP PKK Kota Probolinggo dan Perkumpulan Peduli Sampah (Papesa) Kota Probolinggo.
Pertemuan dihadiri langsung Ketua TP PKK Kota Probolinggo dr. Evariani, didampingi Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Haris, Ketua Papesa Syarifuddin Jufri, Pembina Papesa Budi Krisyanto, serta jajaran pengurus Papesa.
Sekretaris Papesa Srie Maryuni menjelaskan selama ini Papesa melakukan berbagai aksi peduli sampah melalui edukasi, sosialisasi, serta praktik langsung pemanfaatan potensi sampah rumah tangga. Ia menekankan bahwa sampah dari sektor rumah tangga menjadi penyumbang terbesar sehingga perlu penanganan berbasis keluarga.
Melalui auidensi ini, Papesa berharap terjalin sinergi dan kolaborasi dengan TP PKK agar dapat dilibatkan dalam setiap pertemuan PKK hingga tingkat kelurahan.
“Sumber sampah terbesar berasal dari rumah tangga, sementara kesadaran masyarakat masih perlu ditingkatkan. PKK memiliki posisi strategis untuk membangun budaya baru pengelolaan sampah dari tingkat keluarga,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi melalui program pilah sampah dari rumah secara berkelanjutan diharapkan mampu mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA yang saat ini mencapai sekitar 80 ton setiap hari nya sekaligus berpotensi menambah penghasilan keluarga. Upaya ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program Probolinggo Bersolek.lanjutnya
Sekretaris DLH Haris menyampaikan bahwa pihaknya telah menjalankan berbagai program penanganan sampah berbasis konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dengan pendekatan yang efektif dan ramah lingkungan. DLH melakukan pendampingan dan edukasi masyarakat untuk mengelola sampah organik rumah tangga, termasuk limbah dapur, melalui budidaya maggot sebagai pakan ikan dan unggas. Sementara itu, sampah plastik dimanfaatkan sebagai bahan bakar dengan teknologi terbaru.
“Kami siap mendukung dan mengambil sampah hasil pemilahan masyarakat. Harapan saya melalui kolaborasi dengan TP PKK, volume sampah dapat ditekan dan memberi manfaat ekonomi bagi warga,” Ujar Haris.
Menanggapi hal tersebut, Ketua TP PKK Kota Probolinggo dr. Evariani menyatakan pengelolaan sampah merupakan misi utama yang harus menjadi tanggung jawab bersama. “Diperlukan kerja sama dan kolaborasi yang solid disertai aksi nyata, bukan sekadar edukasi,” tuturnya.
Ia menambahkan, diperlukan gebrakan baru dalam pengelolaan sampah yang tepat guna dan bernilai ekonomis, dengan dukungan terstruktur dari pemerintah hingga tingkat kelurahan. Evariani juga mendorong agar di setiap kelurahan terdapat perwakilan Papesa yang mampu menggerakkan aksi kepedulian lingkungan serta melakukan evaluasi dan pembaruan program kerja dengan menonjolkan kegiatan nyata yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Sementara itu, Pembina Papesa Budi Krisyanto menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti arahan tersebut melalui pembaruan empat strategi utama, yakni penguatan regulasi secara struktural, pengembangan infrastruktur dengan dasar hukum yang jelas, kampanye edukasi untuk menggerakkan partisipasi masyarakat, serta perluasan kemitraan melalui berbagai kegiatan.
Ke depan, DLH dan Papesa akan melakukan langkah konkret dengan menyatukan visi untuk mewujudkan Kota Probolinggo yang bersih dan tertata melalui semangat Probolinggo Bersolek.Ucap pembinah. Agung
Tags :
Related Articles
TOPIK TERPOPULER
BERITA POPULER
