Kapolres Kudus Terjunkan Anak Buahnya untuk Pantau Langsung Penyortiran dan Pelipatan Surat Suara di Gedung KPU Kudus

Daerah | 09-Jan-2024 11:25 WIB | Dilihat : 80 Kali

Wartawan : redaksi
Editor : redaksi
Kapolres Kudus Terjunkan Anak Buahnya untuk Pantau Langsung Penyortiran dan Pelipatan Surat Suara di Gedung KPU Kudus

KUDUS || Bratapos.com - Polres Kudus mengamankan pelaksanaan penyortiran dan pelipatan surat suara Pemilu 2024 yang digelar di Aula Kantor dan gudang logistik KPU Kabupaten Kudus, Selasa (09/01/2024).

Untuk mengamankan kegiatan tersebut, Polres Kudus mempertebal pengamanan didua lokasi tersebut dengan menambah jumlah personel dari Polres Kudus dan Polsek Kota serta Polsek Kaliwungu.

Polres Kudus juga menerjunkan polisi wanita (Polwan) yang ditugaskan untuk melakukan pemeriksaan pekerja, khususnya perempuan.

Kapolres Kudus, AKBP Dydit Dwi Susanto melalui Kabagops, Kompol Catur Kusuma Adi mengatakan, pengamanan tersebut dilakukan untuk memastikan proses sortir dan pelipatan surat suara Pemilu 2024 berjalan kondusif dan tepat waktu sesuai dengan jadwal dan tahapan.

"Pengamanan dan pengawasan dilakukan untuk memastikan bahwa kegiatan sortir dan pelipatan surat suara dapat berjalan dengan baik dan lancar, serta mencegah kemungkinan terjadinya perbuatan atau tindakan yang dapat mengganggu jalannya Pemilu 2024," kata Kompol Catur Kusuma Adi yang juga didapuk menjadi Karendalops Mantap Brata Candi 2023-2024 Polres Kudus.

Dalam melaksanakan tugasnya, personel kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap semua pekerja yang akan memasuki lokasi penyortiran dan pelipatan surat suara. Barang bawaan para pekerja seperti tas, jaket maupun benda tajam lainnya yang dapat merusak surat suara wajib disisihkan dan ditempatkan pada lokasi yang telah ditentukan dan relatif jauh dari lokasi penyortiran dan pelipatan.

"Begitu juga saat para pekerja keluar gedung, petugas akan melakukan hal yang sama," lanjutnya.

Jumlah total pekerja penyortiran dan pelipatan surat suara tersebut mencapai 76 orang.

"Untuk memudahkan pengawasan, setiap pekerja dibekali dengan kartu identitas yang dikalungkan di leher, sehingga lebih mudah dilihat dan dikenali," pungkas Kabagops. (Nazar)

Related Articles