Nasib Sial di Alami Anak Kepala Desa Kerep Kec. Sulang, Uang 50 Juta Raib di Curi Orang

Daerah | 02-Jun-2024 01:32 WIB | Dilihat : 84 Kali

Wartawan : redaksi
Editor : redaksi
Nasib Sial di Alami Anak Kepala Desa Kerep Kec. Sulang, Uang 50 Juta Raib di Curi Orang
Rembang||Bratapos.com – Seorang warga Desa Kerep Kecamatan Sulang bernama Sandi (25), bernasib sial. Pada Kamis 30 Mei 2024 siang, ia menjadi korban pencurian uang tunai yang disimpan di dalam mobil pickup L-300 yang dikendarainya. Sandi adalah anak dari Kepala Desa Kerep Kecamatan Sulang, Sarmin Astono. Kronologi kejadian versi korban diceritakan oleh Sarmin Astono kepada media Siang itu, Sandi pergi ke Bank BRI Cabang Rembang di Jalan Pantura untuk mengambil uang tunai. Uang tunai yang diambil oleh Sandi adalah sebesar Rp 50 juta. Sebelum pulang, Sandi mampir ke sebuah toko onderdil di kawasan Jalan Rembang-Blora, masuk kawasan Kedungrejo (Mbesi). Saat sedang membeli onderdil (filter), ternyata ada pelaku yang membuka pintu bagian sopir yang memang dalam keadaan tidak terkunci. Pelaku kemudian mengambil uang yang berada di dalam plastik dan kabur dari lokasi. Aksi pelaku itu diketahui oleh seorang warga yang sedang berada di depan toko onderdil. Menurut saksi tersebut, pelaku bercirikan gundul (botak) dan menggunakan sepeda motor jenis Yamaha Mio. Sandi akhirnya berinisiatif mengejar dan mendapati pelaku berusaha melarikan diri menaiki sepeda motor.

Tidak ingin kehilangan jejaknya, Sandi menabrak sepeda motor pelaku hingga terjatuh

Sayangnya, saat akan ditangkap, pelaku lebih dahulu kabur dibonceng rekannya. Ternyata rekan pelaku ini juga membawa sepeda motor lain. Sedangkan sepeda motor yang dikendarai pelaku tertinggal di lokasi. Sebagian kecil uang tunai yang diambil pelaku Kapolres Rembang melalui KBO Reskrim, Iptu Widodo EP menyatakan, kasus ini ditangani oleh Satreskrim Polres Rembang. Pihaknya masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas para pelaku. Sedangkan sepeda motor yang digunakan pelaku beraksi sudah diamankan sebagai barang bukti.  

Related Articles