Warga Madiun yang Hanyut Akibat Banjir, Ditemukan Meninggal di Bengawan Solo

Peristiwa | 18-Mar-2025 11:30 WIB | Dilihat : 33 Kali

Wartawan : Yatno Widodo
Editor : Yatno Widodo
Warga Madiun yang Hanyut Akibat Banjir, Ditemukan Meninggal di Bengawan Solo foto : Istimewa.

Madiun || Giripos.com - Wahyudiono (65), warga Desa/Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, yang dilaporkan hanyut akibat banjir pada Sabtu (15/3/2025), akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Jasadnya ditemukan di aliran Sungai Bengawan Solo, tepatnya di Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pada Senin (17/3/2025) sekitar pukul 16.00 WIB.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun, Bobby Saktia Lubis, membenarkan penemuan jasad korban.

“Jasad korban ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB dan telah dievakuasi oleh tim BPBD Blora,” ujar Bobby.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pihak keluarga korban sudah berada di Kabupaten Blora untuk mengurus proses pemulangan jenazah. Sementara itu, tim BPBD Kabupaten Madiun bersama ambulans sedang dalam perjalanan menuju Blora untuk menjemput jasad Wahyudiono.

Sebelumnya, peristiwa tragis ini terjadi pada Sabtu (15/3/2025) ketika banjir besar melanda wilayah Madiun. Saat itu, Wahyudiono sedang melaksanakan ibadah salat di rumahnya yang berada di pinggir sungai. Namun, derasnya arus banjir menggerus tanah hingga menyebabkan rumahnya ambrol dan korban pun ikut terseret ke dalam arus sungai.

Sejak saat itu, tim gabungan dari BPBD, Basarnas, dan relawan terus melakukan pencarian korban hingga akhirnya ditemukan dua hari kemudian di wilayah Blora, yang berjarak cukup jauh dari lokasi kejadian.

Bencana banjir yang melanda Madiun dalam beberapa hari terakhir ini memang telah menyebabkan sejumlah kerusakan infrastruktur serta mengakibatkan beberapa warga kehilangan tempat tinggal. BPBD mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana agar selalu waspada, terutama saat curah hujan tinggi.

Dengan ditemukannya jasad Wahyudiono, proses pencarian resmi dihentikan. Saat ini, keluarga dan pihak terkait tengah bersiap untuk melakukan proses pemakaman korban.

 

Related Articles