Polemik Bau Limbah Biogas di Tlekung, Satreskrim Polres Batu Tunggu Hasil Uji Sampel
Hukum | 01-Oct-2026 07:57 WIB | Dilihat : 19 Kali
Foto : Kasatreskrim Polres Batu AKP Zaenal Arifin, S.H. (Doc.Istimewa)
BATU || GIRIPOS.com — Polemik bau menyengat dari pengolahan limbah kotoran sapi menjadi biogas di Jalan Daip, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, kini ditindaklanjuti Satreskrim Polres Batu bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu.
Kasatreskrim Polres Batu AKP Zaenal Arifin, S.H. mengatakan, petugas telah mendatangi lokasi dan mengambil sampel limbah untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Kami telah datang ke lokasi untuk mengambil sampel limbah kotoran sapi, yang nantinya kami koordinasikan dengan dinas terkait. Mohon bersabar karena hasilnya menunggu sepuluh hari,” ujarnya, Kamis (1/10/2026).
Polemik tersebut mencuat setelah warga pelapor mengeluhkan aroma menyengat yang diduga berasal dari proses pengolahan limbah kotoran sapi menjadi biogas milik Jianto.
Pelapor, Kharisma, mengaku bersama keluarganya setiap hari mencium aroma yang disebutnya seperti gas amoniak. Ia pun mengapresiasi langkah Satreskrim Polres Batu yang telah mengambil sampel dan menindaklanjuti laporan tersebut.
Sementara itu, saksi pelapor Zulkifli berharap hasil pemeriksaan dapat membuat persoalan tersebut menjadi terang, termasuk memastikan ada atau tidaknya unsur pencemaran lingkungan maupun pelanggaran lainnya.
Ia juga meminta informasi terkait dugaan bantuan pemerintah melalui Gapoktan yang disebut berkaitan dengan pengelolaan limbah dan biogas tersebut turut ditelusuri.
Hasil pemeriksaan sampel nantinya menjadi salah satu dasar untuk menentukan langkah penanganan lebih lanjut atas polemik tersebut.
(Black/DN)
