Carnival budaya hari jadi ke -1097 pasuruan usung tema mahakarya Nusantara.
Daerah | 21-Sep-2026 12:19 WIB | Dilihat : 32 Kali
Carnival budaya hari jadi ke -1097 pasuruan usung tema mahakarya Nusantara. / Redaksi (21-Sep-2026)
Pasuruan | giriposcom- Semarak yang di adakan Pemerintah Kabupaten Pasuruan tahun ini kembali menggelar Pasuruan Carnival Minggu pagi (20/9/2026) Di setiap Sepanjang jalan dari Alun-alun Bangil,
Pawai ini digelar sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke 1.907. Dengan mengusung tema Mahakarya Pesona Budaya Nusantara.
Karnaval budaya, sejarah dan kearifan lokal kecamatan se-Kabupaten Pasuruan ini dibuka oleh Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo Carnival tahun ini diikuti sebanyak 39 peserta. Yakni dari 24 kecamatan se Kabupaten Pasuruan, 11 kelurahan dan empat desa di Kecamatan Bangil.
Disetiap peserta menampilkan aneka cerita dari daerah masing-masing. Dalam sambutannya, Mas Rusdi-sapaan akrab Bupati Pasuruan ini mengajak generasi muda Kabupaten Pasuruan untuk tidak hanya menjadi penonton saja. Akan tetapi menjadi bagian penting dari proses pembangunan daerah,"Terima kasih untuk semua peserta yang ikut Carnival ini, Saya sangat bangga pada anda semua. Matur nuwon Camat, Kades, Lurah sampai sekolah atau lembaga yang tampil habis-habisan dalam Pasuruan Carnival 2026," ucapnya.
Di akhir sambutannya, Mas Rusdi berharap hadirnya Pasuruan Carnival 2026 tetap berlangsung tertib dan aman serta dapat memberikan banyak manfaat, khususnya perputaran ekonomi warga maupun peningkatan jumlah kunjungan wisata ke Kabupaten Pasuruan dan terima kasih kepada seluruh panitia, perangkat daerah, aparat keamanan, para peserta carnival, komunitas, pelaku usaha, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Pasuruan Carnival," tegasnya.
Lanjut bupati Pasuruan Rusdi Jadikan kreativitas sebagai kekuatan. Jadikan budaya sebagai identitas. Dan jadikan teknologi sebagai sarana untuk memperkenalkan potensi Kabupaten Pasuruan kepada masyarakat yang lebih luas," ajaknya
Saya berharap kegiatan ini dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk bagi pelaku umkm dan sektor ekonomi di sekitar lokasi kegiatan. Mari kita jadikan pasuruan carnival sebagai ruang untuk mempererat persaudaraan dan kebersamaan.
Mari kita tunjukkan bahwa keberagaman budaya dan kreativitas masyarakat kabupaten pasuruan adalah kekuatan yang menyatukan kita. Dari pasuruan, untuk indonesia. Dari budaya, lahir kreativitas. Dari kreativitas, tumbuh ekonomi. Pasuruan Bangkit, bersama kita bisa," harapnya.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pasuruan, Agus Hari Wibawa menjelaskan Pasuruan Carnival diikuti oleh perwakilan 24 kecamatan di wilayah kabupaten pasuruan, desa/kelurahan di kecamatan bangil yang didalamnya ada beberapa, komunitas seni dan budaya, sekolah dan/atau lembaga pendidikan serta elemen masyarakat lainnya.
Selama karnaval, jumlah peserta dibagi menjadi 4 sesi, yakni sesi pagi sampai break sholat dhuhur. Kemudian dilanjutkan sesi 2 sampai break sholat ashar, sesi 3 sampai break sholat magrib, serta sesi 4 mulai setelah break sholat isya' sampai selesai.
"Kami perkirakan karnaval selesai pukul 7-8 malam, mohon doanya agar lancar semuanya,"ungkapnya (Ag)
