Kabar Baik! SMPN 2 Kepanjen dan SMPN 2 Ngajum Buka Pengambilan Ijazah Gratis untuk Semua Alumni

Pendidikan | 18-Jul-2026 11:44 WIB | Dilihat : 248 Kali

Wartawan : Black
Editor : Arif Bli
Kabar Baik! SMPN 2 Kepanjen dan SMPN 2 Ngajum Buka Pengambilan Ijazah Gratis untuk Semua Alumni Foto : Kepala Sekolah SMPN 2 Kepanjen Woro Sulistyo YP., S.Pd., M.Pd (Doc.Istimewa)

MALANG || GIRIPOS.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Malang melalui SMP Negeri 2 Kepanjen dan SMP Negeri 2 Ngajum kembali mengimbau para alumni yang belum mengambil ijazah agar segera datang ke sekolah. Pengambilan ijazah bagi lulusan tahun berapa pun dipastikan gratis tanpa dipungut biaya apa pun.

Berdasarkan surat pemberitahuan yang diterbitkan kedua sekolah, SMP Negeri 2 Kepanjen melayani pengambilan ijazah setiap Senin hingga Jumat pukul 08.00–14.00 WIB di lingkungan sekolah dengan syarat membawa identitas diri. Sementara SMP Negeri 2 Ngajum membuka layanan mulai 20 Juli 2026 setiap pukul 07.00–15.00 WIB di Ruang Tata Usaha dengan persyaratan yang sama.

Kepala SMP Negeri 2 Ngajum yang juga menjabat sebagai Plt Kepala SMP Negeri 2 Kepanjen, Woro Sulistyo Y.P., S.Pd., M.Pd., mengatakan pihaknya berkomitmen menuntaskan penyerahan seluruh ijazah yang hingga kini masih tersimpan di sekolah.

"Sebagai Kepala SMPN 2 Ngajum dan Plt Kepala SMPN 2 Kepanjen, kami beritikad menuntaskan pembagian ijazah yang masih belum diambil para lulusan. Jumlahnya sebenarnya tidak banyak, hanya beberapa ijazah dari angkatan yang berbeda," ujarnya kepada awak media GIRIPOS.com, Sabtu (18/7/2026).

Ia menjelaskan, pihak sekolah selama ini telah berulang kali menyampaikan informasi kepada para alumni agar segera mengambil ijazah demi keamanan dokumen penting tersebut. Namun, upaya itu belum sepenuhnya berhasil karena sebagian besar alumni sudah bekerja maupun berpindah domisili sehingga sulit dihubungi.

Menurut Woro, mayoritas ijazah yang masih tersimpan merupakan lulusan tahun-tahun sebelumnya ketika penulisan ijazah masih dilakukan secara manual. Saat proses pembagian berlangsung, sebagian lulusan telah melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau sudah bekerja di luar daerah.

Ia juga menegaskan bahwa ijazah yang belum diambil tersebut tidak berkaitan dengan sumbangan apa pun. Alumni tidak dikenakan biaya maupun kewajiban memberikan sumbangan kepada sekolah.

"Silakan datang ke sekolah dan ambil ijazahnya secara gratis. Cukup membawa identitas diri sebagai bukti kepemilikan ijazah. Apabila mengalami kesulitan waktu silakan mengirim alamat lengkap, kami akan mengantar ke rumah apabila memang terjangkau oleh kami di wilayah sekitar Kecamatan Ngajum dan Kecamatan Kepanjen " tegasnya.

Pihak sekolah berharap seluruh alumni yang masih belum mengambil ijazah dapat segera memanfaatkan layanan tersebut. Selain untuk melindungi dokumen penting milik lulusan, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya sekolah memberikan pelayanan administrasi pendidikan yang mudah, transparan, dan bebas pungutan.

(Black)

Related Articles