IPC Adu Nasib Atlet Catur Muda ke DPRD, Zulham Siap Fasilitasi Pembinaan dan Anggaran

Sport | 11-Jun-2026 11:12 WIB | Dilihat : 30 Kali

Wartawan : Black
Editor : Black
IPC Adu Nasib Atlet Catur Muda ke DPRD, Zulham Siap Fasilitasi Pembinaan dan Anggaran Foto : Zulham Mubarok Komisi IV DPRD Kabupaten Malang dan Pengurus IPC Kabuoaten Malang (Doc.Istimewa)

MALANG || GIRIPOS.com – Potensi atlet catur muda Kabupaten Malang usia 8 hingga 17 tahun (U8-U17) yang telah mencatatkan berbagai prestasi di tingkat provinsi dinilai belum mendapatkan wadah pembinaan yang optimal dari Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Malang.

Kondisi tersebut mendorong para orangtua atlet membentuk komunitas Insan Peduli Catur (IPC) sebagai wadah alternatif untuk menjaga keberlangsungan pembinaan dan pengembangan bakat para pecatur muda daerah.

Keprihatinan terhadap masa depan atlet-atlet potensial itu disampaikan langsung oleh perwakilan IPC yang didampingi Agus Subyantoro, SH, saat bersilaturahmi dengan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Malang, Zulham Mubarok, di kediamannya di Desa Talok, Kecamatan Turen, Rabu (10/6/2026) malam. Zulham juga diketahui menjabat sebagai Sekretaris KONI Kabupaten Malang.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh suasana kekeluargaan tersebut, IPC memaparkan berbagai kendala yang selama ini dihadapi, mulai dari pola pembinaan yang berjalan secara mandiri hingga persiapan menghadapi sejumlah turnamen yang akan diikuti para atlet muda Kabupaten Malang.

Menurut para orangtua atlet, pembinaan catur membutuhkan perhatian khusus karena tidak termasuk cabang olahraga yang populer dan mudah menarik minat anak-anak seperti sepak bola, bola voli, renang, maupun atletik. Karena itu, upaya mempertahankan dan mengembangkan bakat para pecatur muda memerlukan dukungan yang berkelanjutan.

Menanggapi aspirasi tersebut, Zulham Mubarok menyampaikan apresiasi atas kepedulian para orangtua yang tergabung dalam IPC. Ia menegaskan kesiapannya untuk membantu menjembatani komunikasi dan koordinasi antara IPC dengan Percasi Kabupaten Malang sebagai induk organisasi cabang olahraga catur.

"Kami akan memfasilitasi kebuntuan koordinasi antara IPC dengan induk olahraganya. Selain itu, kami juga akan membantu dalam proses pengajuan dana atau anggaran pembinaan," ujar Zulham.

Sebagai tindak lanjut, Zulham berencana mengundang seluruh pihak terkait dalam forum Hearing atau Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di DPRD Kabupaten Malang guna mencari solusi bersama demi keberlanjutan pembinaan atlet catur muda.

Pertemuan yang membawa harapan baru bagi perkembangan olahraga catur di Kabupaten Malang tersebut berakhir sekitar pukul 21.00 WIB dan ditutup dengan sesi foto bersama. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan mampu membuka jalan bagi lahirnya generasi pecatur berprestasi yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Malang di tingkat yang lebih tinggi.

(Black)

Related Articles