Ops Patuh Semeru 2026, Supeltas Kepanjen Dibekali Edukasi Keselamatan Lalu Lintas
Hukum | 03-Nov-2026 07:35 WIB | Dilihat : 30 Kali
Caption : Briptu Fatimah bersama anggota satlantas Polres Malang saat penyampaian teknis pengaturan lalu lintas yang aman dan benar kepada salah satu Supeltas di Kepanjen ( Doc.Istimewa)
MALANG || GIRIPOS.com – Operasi Patuh Semeru 2026 tak hanya mengedepankan penindakan. Satlantas Polres Malang juga memperkuat langkah preventif dengan menyasar masyarakat yang berperan langsung dalam pengaturan lalu lintas, salah satunya Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas (Supeltas) di Kecamatan Kepanjen.
Edukasi tersebut diberikan Briptu Fatimah melalui penyampaian teknis pengaturan lalu lintas yang aman dan benar, sekaligus imbauan keselamatan berkendara serta sasaran pelanggaran dalam Operasi Patuh Semeru 2026.
Briptu Fatimah mengatakan, kegiatan itu merupakan bagian dari tugas preventif sesuai surat perintah Kapolres Malang. Edukasi menyasar komunitas dan kelompok masyarakat yang memiliki keterlibatan maupun potensi dalam bidang lalu lintas.
Menurutnya, Supeltas memiliki peran penting membantu kelancaran arus kendaraan di lingkungan masyarakat. Karena itu, pemahaman mengenai keselamatan dan tata cara pengaturan lalu lintas perlu terus ditingkatkan.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Malang AKP M. Alief Chelvin menyebut Operasi Patuh Semeru 2026 telah memasuki hari ketujuh. Ia menegaskan, upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Operasi Patuh sudah berjalan tujuh hari. Kami mohon bantuan dan peran serta seluruh masyarakat Kabupaten Malang untuk bersama-sama membantu kami menciptakan keamanan dan kenyamanan lalu lintas,” ujarnya.
Alief menegaskan, Operasi Patuh tidak semata-mata berorientasi pada penindakan, tetapi juga membangun budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan.
“Harapannya, dengan Operasi Patuh ini kita bisa membentuk budaya dan karakter pengendara. Selanjutnya mereka akan tertib karena kesadaran akan keselamatan dirinya sendiri, bukan karena ada petugas,” pungkasnya.
Melalui pendekatan preventif dan humanis, Satlantas Polres Malang berharap kesadaran keselamatan berlalu lintas tumbuh dari masyarakat sendiri. Keterlibatan Supeltas menjadi salah satu upaya memperkuat budaya tertib berlalu lintas, sejalan dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat.
( Black / NV )
