BRI Pacitan Salurkan 35.000 Liter Air Bersih, Bantu Warga Terdampak Kekeringan
Daerah | 31-Oct-2026 11:21 WIB | Dilihat : 18 Kali
BRI Pacitan Salurkan 35.000 Liter Air Bersih, Bantu Warga Terdampak Kekeringan / Arif Bli (31-Oct-2026)
PACITAN | Giripos.com – Puncak musim kemarau panjang yang melanda Kabupaten Pacitan menyebabkan krisis air bersih di sejumlah wilayah. Warga di Kecamatan Donorojo dan Pringkuku mulai kesulitan mendapatkan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Merespons kondisi tersebut, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Branch Office Pacitan melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) BRILiaN menyalurkan bantuan Tanggap Bencana Kekeringan berupa tujuh truk tangki air bersih dengan total volume mencapai 35.000 liter.
Bantuan tersebut didistribusikan ke tujuh titik wilayah terdampak, meliputi Dusun Pudak, Dusun Bedali, Desa Gedompol, Dusun Kenteng Desa Donorojo di Kecamatan Donorojo, serta Dusun Pelem Desa Dadapan di Kecamatan Pringkuku.
Pemimpin Cabang BRI Pacitan, Setyo Eddy Moelyono, mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan komitmen BRI untuk hadir membantu masyarakat di wilayah operasionalnya, khususnya warga yang terdampak kekeringan.
Proses pendistribusian dilakukan secara bertahap dengan melibatkan BPBD Pacitan, pemerintah desa, serta relawan setempat agar bantuan tepat sasaran.
“Alhamdulillah, ini adalah amanah dari zakat dan infak para pekerja BRI yang dihimpun melalui YBM BRILiaN. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga yang terdampak kekeringan dan menjadi berkah untuk semua,” ujarnya, Jumat (30/10/2026).
Ia menjelaskan, penyaluran bantuan diprioritaskan bagi wilayah yang masuk kategori kekeringan kritis berdasarkan data BPBD. Masing-masing truk tangki berkapasitas 5.000 liter dan air disalurkan langsung ke tandon penampungan milik warga serta masjid setempat.
Tak hanya menyalurkan bantuan air bersih, YBM BRILiaN Pacitan juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya konservasi air dan upaya menjaga kelestarian sumber mata air.
Kehadiran bantuan tersebut disambut antusias warga yang telah lama mengalami kesulitan air bersih. Salah seorang warga Desa Gedompol, Kecamatan Donorojo, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan.
“Sudah hampir dua bulan sumur kami kering. Terima kasih banyak untuk BRI dan YBM BRILiaN,” ungkapnya.
Melalui program tanggap bencana ini, BRI berharap dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Tidak hanya melalui layanan perbankan, tetapi juga melalui berbagai aksi sosial dan kemanusiaan, terutama dalam membantu warga menghadapi dampak bencana kekeringan.
