Pembangunan Ponkesdes ( Lanjutan ) Desa Kedungwonokerto Kecamatan Prambon Di Duga Memakai Material Bekas
Daerah | 30-Apr-2024 04:17 WIB | Dilihat : 58 Kali
Sidoarjo || bratapos.com - Pemerintah Desa ( pemdes ) Kedung Wonokerto pada tahun angaran 2023 mengalokasikan anggaran untuk pembangunan ponkesdes dan pada tahun anggaran 2024 kembali mengalokasikan anggaran senilai Rp 195.000.000 dan dengan volume luas 12,5m1 x 11m1 atau dalam satuan luas 137,5m2/plat dan bila per meter plat di hargai Rp 1,200.000 maka biaya yang di perlukan adalah Rp 165.000.0000.
Sayangnya dalam pelaksanaan pekerjaannya pemerintah Desa Kedungwonokerto di duga memakai material bekas untuk bogesting dan suport ini di ketahui dari hasil tinjau lokasi beberapa waktu yang lalu ,bogesting kayu 5 x 7 / 4 x 6 yang di pakai untuk bogesting tangga naik di samping bangunan utama ponkesdes nampak telah berkali - kali di pakai dengan ciri - ciri nampak beberapa bekas paku tertanam juga triplek setebal 9mm juga memakai triplek bekas.

Kepala Desa Kedungwonokerto Karmidi yang di konfirmasi oleh awak media tidak memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi dari beberapa media dan mengatakan saat ini dia sedang sakit senin 29/4/2024.
Dari hasil investigasi tim setelah melakukan monitoring mengambil kesimpulan adanya dugaan potensi kerugian negara dalam kegiatan pembangunan ponkesdes lanjutan tersebut dengan rincian harga satuan untuk bangunan type C Rp. 1.200.000 x luas 137,5 = Rp 165.000.000 + PPN dan PPh 12,5% = Rp 24.375.000 jadi total biaya Rp 189.375.000 bila di alokasikan anggaran Rp 195.000.000 masih ada sisa Rp 5.625.000 .
KY pria 39 tahun warga Desa Kedungwonokerto dusun dolopo saat di mintai komentarnya terjait manfaat ponkesdes bagi masyarakat desa mengatakan," saya rasa azas manfaat untuk pembangunan ponkesdes ini kurang bermanfaat apalagi kalau di lantai 2 (dua) jelas tidak efektif dan efisien untuk pelayanan kesehatan senin 29/4/24," pungkas KY sambil meminta agar namanya tidak di publikasikan
