PMI Kabupaten Malang Dampingi dan Salurkan Bantuan bagi Keluarga Korban Kebakaran Wang Fuk Court Hong Kong

Daerah | 29-Jun-2026 10:11 WIB | Dilihat : 287 Kali

Wartawan : Black
Editor : Black
PMI Kabupaten Malang Dampingi dan Salurkan Bantuan bagi Keluarga  Korban Kebakaran Wang Fuk Court Hong Kong Foto : PMI Kabupaten Malang Berikan Bantuan Secara Simbolis Kepada Keluarga Korban Kebakaran Hongkong (Doc.Istimewa)

MALANG || GIRIPOS.com – Palang Merah Hong Kong (Hong Kong Red Cross) bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI), yang dalam pelaksanaannya diwakili oleh PMI Kabupaten Malang, menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menjadi korban kebakaran apartemen Wang Fuk Court, Distrik Tai Po, Hong Kong.

Dua warga Kabupaten Malang menjadi korban dalam peristiwa tersebut, yakni (E) 35 tahun, warga Kelurahan Dampit, Kecamatan Dampit, dan (SK) 40 tahun, warga Desa Palaan, Kecamatan Ngajum. Keduanya meninggal dunia dalam kejadian tragis tersebut. Bantuan kemanusiaan telah disalurkan melalui transfer ke rekening masing-masing keluarga korban pada 25 Juni 2026, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis pada 29 Juni 2026.

Bantuan yang diberikan terdiri atas bantuan pengganti biaya pemakaman sebesar Rp21.460.000 dan bantuan rutin sebesar Rp10.730.000 per bulan yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pendidikan anak, kebutuhan sehari-hari, modal usaha, maupun kebutuhan lainnya guna mendukung keberlangsungan hidup keluarga yang ditinggalkan.

Penyerahan bantuan secara simbolis di Desa Palaan, Kecamatan Ngajum, dilakukan oleh Wakil Ketua PMI Kabupaten Malang, Aprillijanto, SE., MM., sedangkan di Kelurahan Dampit, Kecamatan Dampit, diserahkan oleh Sekretaris PMI Kabupaten Malang, Drs. Eru Suprijambodo, M.Si.

Wakil Ketua PMI Kabupaten Malang, Aprillijanto, SE., MM., menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian kemanusiaan dari Palang Merah kepada keluarga korban.

"Bantuan yang telah diserahkan juga telah disaksikan oleh Bapak Kepala Desa Palaan dan Pengurus PMI Kecamatan Ngajum. Bantuan ini nantinya bisa digunakan untuk pendidikan anak ataupun untuk keperluan yang lainnya. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga yang ditinggalkan," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris PMI Kabupaten Malang, Drs. Eru Suprijambodo, M.Si., menyampaikan bahwa kehadiran PMI tidak hanya sebatas memberikan bantuan materi, tetapi juga memastikan keluarga korban mendapatkan pendampingan secara berkelanjutan.

"Musibah ini tentu meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga. PMI hadir untuk memberikan dukungan kemanusiaan secara menyeluruh, baik melalui bantuan tunai maupun pendampingan psikososial, sehingga keluarga yang ditinggalkan dapat bangkit dan melanjutkan kehidupan dengan lebih baik," tuturnya.

Selain bantuan tunai, Yuli Setiawan selaku staf penanggung jawab program pendampingan menjelaskan bahwa selain bantuan tunai, PMI juga memberikan berbagai layanan pendampingan kepada keluarga korban, di antaranya pendampingan saat penyambutan jenazah dan proses pemakaman, layanan dukungan psikososial melalui home visit, layanan rujukan kepada tenaga profesional, serta pendampingan dalam kegiatan keagamaan dan budaya lokal. Pendampingan tersebut direncanakan berlangsung selama 12 bulan.

Salah satu penerima manfaat, Sutiono, suami dari almarhumah SK, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Palang Merah Hong Kong dan PMI.

"Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Palang Merah Hong Kong dan PMI Kabupaten Malang atas bantuan dan pendampingan yang diberikan kepada keluarga kami. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama untuk keberlangsungan pendidikan anak dan kebutuhan keluarga ke depan. Kami merasa tidak sendiri dalam menghadapi musibah ini," ungkapnya.

Melalui sinergi kemanusiaan ini, PMI Kabupaten Malang menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi masyarakat yang membutuhkan, termasuk bagi keluarga Pekerja Migran Indonesia yang mengalami musibah di luar negeri, sebagai wujud nyata nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas tanpa batas.

(Black / Humas PMI Kab.Malang)

Related Articles