Resmi Dilantik, Elim Tyu Samba Siapkan Strategi KONI Kota Blitar Menuju Porprov 2027

Sport | 27-Oct-2026 05:39 WIB | Dilihat : 14 Kali

Wartawan : Arif Bli
Editor : Arif Bli
Resmi Dilantik, Elim Tyu Samba Siapkan Strategi KONI Kota Blitar Menuju Porprov 2027 Foto : Pelantikan pengurus KONI Kota Blitar periode 2026-2030. (giripos)

BLITAR | Giripos.com – Kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Blitar periode 2026–2030 resmi dilantik di Gedung Koesumo Wicitro, Selasa (27/10/2026). 

Usai pelantikan, jajaran pengurus langsung menyiapkan langkah strategis untuk memperkuat pembinaan atlet dan meningkatkan prestasi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.

Ketua KONI Kota Blitar, Elim Tyu Samba, menyatakan kepengurusan baru siap bekerja maksimal dalam menyusun program prioritas, terutama menghadapi agenda Porprov yang semakin dekat.

“Alhamdulillah pelantikan pengurus KONI Kota Blitar periode 2026–2030 berjalan lancar. Meskipun sempat ada keterlambatan proses, kita siap bekerja keras dan ‘berlari kencang’ untuk menyusun persiapan prestasi di depan mata, terdekat adalah Porprov,” ujar Elim.

Sebagai langkah awal, KONI Kota Blitar akan melakukan pemetaan terhadap cabang olahraga (cabor) yang berpotensi menyumbangkan medali. Pembinaan, dukungan fasilitas, serta alokasi anggaran akan diarahkan sesuai capaian dan peluang prestasi masing-masing cabang olahraga.

Selain itu, persiapan Pusat Pelatihan Kota (Puslatkot) menjadi salah satu agenda penting untuk memastikan atlet mendapatkan pembinaan yang terarah dan berkelanjutan.

Dari sisi pendanaan, KONI Kota Blitar memperoleh hibah tahunan sebesar Rp2,8 miliar yang telah tercantum dalam Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). Sebesar Rp300 juta telah dicairkan pada masa kepengurusan sebelumnya, sementara sisa anggaran akan disalurkan secara bertahap untuk mendukung operasional organisasi dan pembinaan atlet.

Elim menegaskan, peningkatan prestasi olahraga tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri. Sinergi antara KONI, Pemerintah Kota Blitar, pengurus cabang olahraga, dan masyarakat menjadi kunci untuk mendorong kemajuan olahraga daerah.

“Yang terpenting adalah bersambung dan berkolaborasi antara Pemkot, KONI, dan seluruh elemen masyarakat demi kemajuan olahraga di Kota Blitar,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Provinsi Jawa Timur, Muhammad Nabil, meminta kepengurusan baru KONI Kota Blitar menyusun pemetaan atlet dan potensi medali secara akurat. Langkah tersebut diperlukan agar program pembinaan lebih terarah dan mampu menghasilkan prestasi yang terukur.

“Tren prestasi Kota Blitar harus naik. Kami memberikan pola: silakan berkunjung dan berdiskusi dengan KONI Jatim terkait pemetaan serta akurasi perolehan medali. Tentukan cabang olahraga (cabor) atau nomor unggulan. Definisi unggulan di sini bukan sekadar besar atau banyak, melainkan yang nyata berprestasi,” tegas Nabil.

Ia juga menyoroti cabang olahraga panjat tebing dan panahan yang memiliki keterkaitan dengan kompetisi internasional. Menurutnya, kedua cabor tersebut perlu mendapatkan pembinaan secara konsisten agar potensi atlet dapat berkembang dan mampu bersaing di level yang lebih tinggi.

Dalam persiapan menuju Porprov Jatim 2027, Nabil mendorong pembentukan tim skuat dilakukan sejak dini. Proses seleksi atlet harus mengedepankan prinsip objektif, sportif, dan proporsional, dengan dukungan evaluasi berkala serta penerapan mekanisme promosi dan degradasi berdasarkan performa.

Melalui kepengurusan periode 2026–2030, KONI Kota Blitar diharapkan mampu membangun sistem pembinaan yang lebih efektif, memaksimalkan potensi atlet di setiap cabang olahraga, serta meningkatkan perolehan medali pada Porprov Jawa Timur 2027.

Related Articles