Sepakat dalam konsulidasi partai nasdem 3 kabupaten di Jawa Tengah targetkan 2 kursi DPRI.
Pemerintahan | 20-Sep-2026 05:22 WIB | Dilihat : 28 Kali
Sepakat dalam konsulidasi partai nasdem 3 kabupaten di Jawa Tengah targetkan 2 kursi DPRI. / Redaksi (20-Sep-2026)
Jarang II giripos.com. Menghadapi Pemilu 2029.mesin politik partai nasdem beserta ratusan pengurus dan kader Partai NasDem dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kudus, Jepara, dan Demak mengikuti Pendidikan Politik dan Konsolidasi Dapil di Hotel Saphire Kudus, Minggu (16/9/2026).
Seluruh jajaran pengurus DPW Partai NasDem Jawa Tengah, pengurus DPD Partai NasDem Kudus, Jepara, dan Demak, serta sejumlah pengurus cabang di wilayah tersebut di kumpulkan untuk mendapatkan bekal ilmu pendidikan politik yang lebih baik.
Konsolidasi menjadi bagian dari langkah Partai NasDem untuk memetakan kekuatan sekaligus memastikan kesiapan struktur partai menghadapi tahapan politik menuju Pemilu 2029.
Dalam kegiatan tersebut, para pengurus dan kader juga mendapatkan pemaparan mengenai kondisi elektabilitas Partai NasDem berdasarkan hasil survei terbaru. Data survei itu kemudian menjadi bahan kajian internal untuk memetakan peluang dan potensi partai dalam menghadapi kontestasi politik elektoral mendatang.
Ketua DPD Partai NasDem Kudus sekaligus Wakil Ketua DPW Partai NasDem Jawa Tengah, H Akhwan, mengatakan pendidikan politik dan konsolidasi dapil tersebut merupakan bagian dari program DPW NasDem Jawa Tengah untuk mengecek kesiapan struktur partai.
Menurutnya, salah satu fokus utama konsolidasi adalah memastikan kesiapan organisasi menghadapi proses verifikasi administrasi maupun faktual sebagai peserta Pemilu 2029.
“Kegiatan ini bagian dari konsolidasi untuk mengecek kesiapan struktur partai, termasuk menghadapi proses verifikasi administrasi maupun faktual untuk Pemilu 2029,” ujar Akhwan.
Akhwan optimistis Partai NasDem mampu memenuhi persyaratan verifikasi partai politik untuk mengikuti Pemilu 2029. Ia juga menyebut kekuatan NasDem di Dapil Kudus, Jepara, dan Demak masih memiliki potensi untuk berkembang.
“Untuk Dapil Kudus, Demak dan Jepara, saya yakin perolehan kursi untuk DPR RI dan provinsi masih aman. Bahkan untuk DPR RI, potensinya bahkan dua kursi,” katanya.
Khusus di Kabupaten Kudus, konsolidasi akan diarahkan untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah. NasDem Kudus akan fokus melengkapi kepengurusan di tingkat cabang dan ranting.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat mesin organisasi sekaligus memperluas basis dukungan menjelang Pemilu 2029.
Akhwan mengatakan NasDem Kudus juga memasang target meningkatkan perolehan kursi DPRD Kudus. Salah satu target utama adalah mengembalikan kursi legislatif yang hilang pada Pemilu 2024.
“Salah satunya adalah Dapil Kaliwungu-Gebog yang pada Pemilu lalu kursinya hilang, harus dikembalikan,” tegasnya.
Pada Pemilu Legislatif DPRD Kudus 2024, Partai NasDem Kudus memperoleh tiga kursi. Perolehan tersebut turun satu kursi dibandingkan Pemilu sebelumnya yang mencapai empat kursi.
Kursi yang hilang tersebut berasal dari Dapil Kudus 2 yang meliputi Kecamatan Kaliwungu dan Gebog. Secara resmi, Dapil Kudus 2 memang merupakan wilayah pemilihan yang terdiri dari Kecamatan Kaliwungu dan Gebog.
Karena itu, penguatan struktur dan konsolidasi di tingkat kecamatan hingga ranting menjadi salah satu strategi yang disiapkan NasDem Kudus untuk menghadapi Pemilu 2029.
Untuk merealisasikan target tersebut, Akhwan mengatakan pihaknya mulai melakukan pendekatan dengan sejumlah stakeholder.
Langkah itu dilakukan bersamaan dengan penguatan internal organisasi agar struktur partai semakin solid dan mampu bekerja secara maksimal di seluruh wilayah Kabupaten Kudus.
“Kami sudah melakukan pendekatan kepada sejumlah stakeholder dan melakukan berbagai langkah untuk memperkuat struktur serta basis partai,” ujarnya.
Konsolidasi yang digelar di Kudus tersebut diharapkan menjadi momentum awal untuk menyatukan langkah seluruh kader NasDem di Dapil Kudus, Jepara, dan Demak.
Pemilu 2029 yang masih dalam tahapan persiapan, NasDem memilih memperkuat organisasi lebih awal, mulai dari kesiapan administrasi, struktur kepengurusan, konsolidasi kader hingga pemetaan potensi suara.
Nazar
