Viral Dugaan Pungli di Wisata Pantai Ngliyep, Pengunjung Mengaku Diminta Bayar Tiket Dua Kali.
Peristiwa | 25-May-2026 01:11 WIB | Dilihat : 49 Kali
Foto : Loket 1 dan Loket 2 ke Pantai Pasir Panjang dan Pantai Ngliyep Hasil Scranshot Video (Doc.Istimewa)
MALANG || GIRIPOS.com – Video dugaan pungutan liar (pungli) di kawasan wisata Pantai Ngliyep dan Pantai Pasir Panjang, Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, viral di media sosial dan memicu sorotan publik.
Peristiwa tersebut dialami seorang pengunjung saat hendak berwisata ke Pantai Ngliyep pada Minggu (24/5/2026).
Berdasarkan keterangan didalam video yang beredar, awalnya pengunjung tersebut tiba di loket pertama (atas) menuju kawasan wisata tersebut. Namun saat melintas, ia dihentikan petugas loket dan diminta membayar biaya masuk sebesar Rp7.500.
Setelah menerima tiket, pengunjung mengaku terkejut lantaran tiket yang diberikan justru bertuliskan tiket masuk Pantai Pasir Panjang, sementara tujuan kedatangannya disebut hanya ingin menuju Pantai Ngliyep.
Sempat terjadi perdebatan singkat antara pengunjung dengan petugas loket. Perekam video menegaskan bahwa dirinya tidak berniat berkunjung ke Pantai Pasir Panjang. Namun, petugas disebut tetap mewajibkan pembayaran tiket tersebut sebelum pengunjung diizinkan melanjutkan perjalanan.
Tak berhenti di situ, saat kendaraan turun menuju kawasan Pantai Ngliyep, pengunjung kembali dihentikan di loket kedua (bawah) yang berada di jalur masuk pantai. Di lokasi itu, ia kembali diminta membayar tiket masuk khusus Pantai Ngliyep.
Merasa janggal karena harus membayar tiket dua kali untuk tujuan wisata yang berbeda, pengunjung pun langsung meminta penjelasan kepada petugas loket bawah.
"Mengapa saya diwajibkan membeli tiket Pasir Panjang di atas padahal tujuan saya murni hanya ke Pantai Ngliyep," ujar pengunjung didalam rekaman video kepada petugas loket, Minggu (24/5/2026).
Petugas loket 2 menyampaikan jika akan ke Pantai Ngliyep bayarnya di loket 2.
"Harusnya pengunjung yang mau ke Ngliyep itu tidak ditarik tiket (di loket lain). Tapi coba tanya ke [pihak] atas lagi. Berdasarkan Surat Keputusan (SK) dari PD Jasa Yasa, loket Pantai Ngliyep dan Pasir Panjang itu memang sendiri-sendiri," kata petugas loket Pantai Ngliyep kepada pengunjung.
Video yang merekam dugaan kejadian tersebut kini ramai diperbincangkan dan memunculkan pertanyaan publik terkait sistem tiket masuk di kawasan wisata Pantai Ngliyep dan Pasir Panjang.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola wisata maupun instansi terkait mengenai dugaan penarikan tiket ganda tersebut. Masyarakat pun berharap ada klarifikasi agar tidak menimbulkan polemik dan merugikan pengunjung wisata.
(Black).
