Penemuan Dua Mayat Wanita Di Penitipan Anjing, Gegerkan Warga Blitar
Daerah | 02-Jan-2024 03:04 WIB | Dilihat : 74 Kali
BLITAR ||Bratapos.com - Aparat Kepolisian Resor Blitar Kota, Jawa Timur, menangani temuan dua jenazah di selter anjing yang berada di Jalan Sulawesi Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sananwetan Kota Blitar.
Kasatreskrim Polres Blitar Kota AKP Hendro Utaryo mengemukakan kasus itu terungkap dari laporan warga yang resah dengan bau tidak sedap di sekitar selter tersebut.
Anggota ke lokasi dan menemukan korban dalam kondisi sudah mulai membusuk. "Saat ditemukan kondisinya sudah membusuk, kemungkinan lebih dari tiga hari. Saat ini jenazah sudah dibawa ke rumah sakit Mardi Waluyo," katanya. Senin (1/1/2024) malam.
Pihaknya belum bisa mengetahui dengan pasti penyebab kematian korban termasuk adanya dugaan pembunuhan, sebab ada darah di sekitar tubuh korban. Jenazah akan dilakukan autopsi sehingga bisa diketahui penyebab kematiannya.
"Tadi ada bercak darah sedikit, makanya dokter forensik yang bisa memastikan penyebabnya. Kalau dugaan ada dugaan tidak wajar, tapi kami belum bisa memastikan dan masih kita dalami lebih lanjut," imbuh Hendro.
Terkait keberadaan selter tersebut, Hendro mengatakan, untuk sementara keterangan dari rt dan rw pemilik selter tersebut tidak lapor.
"Dan tetangga juga banyak yang komplain, makanya nanti kita dalami juga informasi awal dari rt dan RW tersebut", pungkas Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Hendro Utaryo.
Diketahui korban dikenal warga sekitar bernama Ragil Soekarno Utomo (50), sedangkan korban satunya adalah Asisten Rumah Tangga (ART) yang belum diketahui identitasnya.
Sementara itu, Ketua RW, Siswanto mengatakan warga memang awalnya resah dengan bau tidak sedap yang tercium dari tempat tersebut. Ia pun nekat ke lokasi dan mengetahui ada mayat.
"Saya ke lokasi dan setelah investigasi ada mayat. Ternyata di dalamnya ada mayat lain juga," kata Siswanto.
"Saat proses evakuasi, petugas juga kesulitan sebab pintu dikunci, hingga kemudian pintu berhasil dibuka. Petugas pun masuk ke dalam rumah korban", sambungnya.
Di dalam rumah tersebut, kata Siswanto, petugas juga bersiap membawa tongkat panjang, sebab tempat itu terdapat puluhan ekor anjing. "Sejumlah anjing dimasukkan ke ruangan dengan pagar panjang, tetapi beberapa di antaranya bebas", imbuh Siswanto.
Jenazah berhasil dievakuasi dan dibawa ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar, rencananya akan dilakukan autopsi dengan melibatkan tim dari RS Bhayangkara Kediri, guna mengetahui dengan pasti penyebab kematian korban. (rf).
