PRNU Kepatihan Gelar Safari Ramadhan, Tekankan Pentingnya Doa dan Afiat

Peristiwa | 24-Feb-2026 10:11 WIB | Dilihat : 107 Kali

Wartawan : Redaksi
Editor : Redaksi
PRNU Kepatihan Gelar Safari Ramadhan, Tekankan Pentingnya Doa dan Afiat PRNU Kepatihan Gelar Safari Ramadhan, Tekankan Pentingnya Doa dan Afiat / Redaksi (24-Feb-2026)

Gresik, giripos.com – Pimpinan Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Kepatihan menggelar kegiatan Safari Ramadhan pada Selasa, 24 Februari 2026, di Masjid Baitul Muslimin. Kegiatan tersebut diisi dengan tausiyah keagamaan yang mengajak jamaah meningkatkan kualitas ibadah serta memperbanyak doa memohon ampunan dan keselamatan kepada Allah SWT.

Tausiyah disampaikan oleh Ustadz Tri Bagus Heri Prasetyo, S.Pd. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah untuk senantiasa mensyukuri nikmat kesehatan yang diberikan Allah SWT, baik sehat secara fisik maupun al-‘afiyah yang dimaknai sebagai kesehatan rohani dan ketenangan batin.

Ia mengutip doa yang dianjurkan untuk dibaca pada waktu pagi dan petang sebagaimana diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW, yakni:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ

“Ya Allah, aku memohon ampunan dan keselamatan di dunia dan akhirat.”

Menurutnya, doa tersebut tidak hanya dibaca, tetapi juga sebaiknya dihafalkan dan diamalkan secara istiqamah.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Tri Bagus juga menyampaikan kisah ulama besar, Ahmad bin Hanbal, yang dikenal sebagai murid dari Muhammad ibn Idris al-Shafi'i. Diceritakan bahwa Ahmad bin Hanbal pernah berdoa agar diberi waktu luang untuk menyusun kitab seperti gurunya. Doa tersebut dikabulkan, namun melalui ujian berupa masa penahanan. Dari peristiwa itu, jamaah diajak memahami pentingnya memohon afwa (ampunan) dan afiyah (keselamatan), bukan sekadar keluangan waktu.

Selain itu, ia juga menyampaikan kisah seorang perempuan yang berdoa saat tawaf di Makkah agar diberikan rezeki sebesar 2.000 dinar. Doa tersebut dikisahkan terkabul melalui peristiwa duka yang menimpa keluarganya, sehingga menjadi pelajaran bahwa manusia perlu berhati-hati dalam memohon sesuatu dan lebih mengutamakan permohonan keselamatan.

Ustadz Tri Bagus turut menyampaikan doa yang diriwayatkan dari Aisyah binti Abu Bakar, yang dibaca setelah shalat witir:

أَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْاَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ وَنَسْأَلُكَ تَمَامَ الْعَافِيَةِ

“Ya Allah, kami memohon ampunan dan keselamatan serta kesempurnaan keselamatan.”

Di akhir tausiyah, jamaah diajak menjaga amaliyah Ramadhan dengan menunaikan ibadah puasa di siang hari serta qiyamul lail pada malam hari, dengan harapan memperoleh ampunan Allah SWT.

Kegiatan Safari Ramadhan ini menjadi bagian dari rangkaian pembinaan keagamaan PRNU Kepatihan dalam menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Related Articles