SB Si Macan Loreng Muncul di Kampus Safin Bina Bangsa Pati

Daerah | 09-Jan-2024 07:00 WIB | Dilihat : 25 Kali

Wartawan : redaksi
Editor : redaksi
SB Si Macan Loreng Muncul di Kampus Safin Bina Bangsa Pati

PATI || Bratapos.com - Indonesia adalah negara yang terkenal kaya dengan keragamannya. Salah satunya adalah keragaman kesenian tradisional. Walaupun banyak yang semakin terkikis oleh perkembangan jaman. Namun hal itu tidak berlaku bagi warga Kabupaten Pati pada umumnya, khususnya warga Kecamatan Gabus. Pasalnya di Desa Gabus ada kesenian barongan yang hingga kini masih terus dilestarikan.

Kesenian barongan yang diberi nama Si Macan Loreng telah membuktikannya dengan tampil dan berpartisipasi dalam berbagai event dan undangan. Widi Widada, pembina kesenian Barongan Si Macan Loreng, menuturkan kepada awak media, Barongan ini sebenarnya kan kesenian tradisional asli Indonesia. Asalnya dari Jawa Tengah, tapi banyak berkembang terutama di Jawa dan Bali. Salah satunya ya dari Kabupaten Pati, tepatnya Desa Gabus.

"Sebenarnya kesenian barongan yang di Desa Gabus ini sudah ada sejak tahun 60-an. Semakin ke sini semakin kurang populer karena peminatnya (terutama dari generasi muda) semakin berkurang. Baru beberapa tahun kemarin ini mulai kita aktifkan kembali," ujar Widi Widada lebih lanjut.

Menariknya, anggota Barongan Si Macan Loreng ini mayoritas anak muda yang peduli dengan kesenian daerah.

"Alhamdulillah banyak anak muda yang penuh kreativitas dan mau peduli untuk ikut melestarikan kesenian daerah," ucapnya penuh syukur.

Pada 10 Agustus 2023, Barongan Si Macan Loreng tampil menghibur masyarakat dalam acara peresmian Taman Pancasila Gabus. Dengan dihadiri Pj Bupati Pati, Sekda, Kapolres, Dandim, beberapa kepala dinas, Camat, Dansek, Danramil, seluruh Kepala Desa Gabus dan tokoh lintas agama. Acara tersebut semakin meriah dengan penampilan Barongan Si Macan Loreng. Masyarakat pun tampak antusias menikmati atraksi Si Macan Loreng.

Kemudian di 23 September 2023, SB Si Macan Loreng berkolaborasi dengan MB Es- Silahy turut serta dalam kompetisi Asian Music Games 2023 yang diselenggarakan di Jember.

"Saat itu kita diminta oleh pihak kabupaten Pati untuk mengawal di depan (MB Es-Silahy) dalam ajang kompetisi berskala internasional tersebut," papar Widi Widada.

Seperti diketahui, Asian Music Games (AMG) 2023 yang dihelat di Jember merupakan kompetisi Marching Band tingkat Asia pertama. Berdasarkan kesepakatan bersama anggota AMBC (Asian Marching Band Confederation), AMG akan digelar setiap dua tahun sekali. Diketahui, sampai saat ini AMBC sudah memiliki anggota dari 18 negara di dunia.

Namun, yang terkonfirmasi hadir dalam kompetisi AMG 2023 di Jember hanya ada 9 negara. Yakni, Indonesia, Filipina, Thailand, Malaysia, Jepang, Taiwan, Cina, Singapura, dan Vietnam. Kolaborasi MB Es-Silahy & SB Si Macan Loreng berhasil memukau seluruh penonton dan terutama para juri dengan menyuguhkan penampilan unik karena menjadi satu-satunya tim yang mengusung kesenian tradisional asli daerah. Berkat kolaborasi tersebut SB Si Macan Loreng Gabus mampu mengantar MB Es-Silahy menjadi juara 1 kategori International Culture Street Parade Asian Music Games 2023 dengan mengusung tema “The Beautiful of Pati”.

Tanggal 15 Desember 2023 kemarin, SB Si Macan Loreng diundang oleh UGM Yogyakarta untuk tampil menghibur dalam acara Penerjunan Mahasiswa KKN UGM Periode 4 tahun 2023. Kemudian mengawali 2024, tepatnya 8 Januari 2024 SB Si Macan Loreng juga diundang oleh Yayasan Safin Bina Bangsa untuk mengisi acara di Universitas Safin Pati, Mojoagung, Kabupaten Pati.

SB Si Macan Loreng juga tampil dalam Haornas 2023 dan Peparprov IV Jateng 2023 pada 9 September 2023 dan dalam event Trabas Kamtibmas Kapolda Jateng di Agro Wisata Jolong 10 September 2023. Selain turut serta dalam berbagai acara, SB Si Macan Loreng Gabus juga punya kegiatan rutin, yaitu berkeliling desa setiap Jumat wage.

“Sebenarnya tujuan awal SB Si Macan Loreng ini biar ada wadah positif untuk anak muda berkreasi dan memajukan kesenian asli daerah. Harapan saya untuk kesenian barongan ini ke depannya bisa lebih dilestarikan dan semakin dikenal masyarakat. Seperti kemarin saat tampil di AMG 2023 Jember, kami bisa sedikit membuka mata dunia. Bahwa Indonesia juga punya kesenian tradisional asli semacam barongsai yaitu Seni Barongan," pungkas Widi Widada.

Selain itu ia juga berharap agar pemerintah lebih mendukung dan memperhatikan berbagai seni tradisional daerah. Misalkan dengan berbagai kolaborasi, sehingga kesenian daerah bisa lebih bergeliat. Hal itu tentunya juga akan mendukung UMKM setempat untuk lebih berkembang yang nota bene juga akan menambah pendapatan untuk Kabupaten Pati.
(W13n)

Related Articles