Dilantik KONI Jatim, Pengurus Baru KONI Kota Blitar Fokus Pembinaan dan Prestasi Atlet
Sport | 18-Jun-2026 03:40 WIB | Dilihat : 16 Kali
Dilantik KONI Jatim, Pengurus Baru KONI Kota Blitar Fokus Pembinaan dan Prestasi Atlet / Arif Bli (18-Jun-2026)
BLITAR || Giripos.com – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Blitar periode 2026-2030 resmi dilantik di Gedung Kusumo Wicitro, Rabu (18/6/2026). Pelantikan dilakukan oleh Sekretaris Umum KONI Jawa Timur, Akmal Budianto, yang hadir mewakili Ketua Umum KONI Jawa Timur.
Pelantikan tersebut menjadi momentum awal bagi kepengurusan baru untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus membangkitkan kembali prestasi olahraga Kota Blitar yang dalam beberapa tahun terakhir mengalami penurunan.
Dalam sambutannya, Akmal Budianto menegaskan bahwa dinamika yang terjadi selama proses pemilihan dan pembentukan kepengurusan merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi.
"Memang ada dinamika dalam prosesnya, dan itu hampir terjadi di berbagai daerah. Namun yang paling penting saat ini adalah bagaimana seluruh elemen segera membangun konsolidasi sebagai modal utama untuk bergerak maju," ujar Akmal.
Ia juga menyampaikan salam dan pesan dari Ketua Umum KONI Jawa Timur yang berharap olahraga Kota Blitar dapat berkembang lebih pesat dibandingkan periode sebelumnya.
"Beliau menitipkan salam hormat dan harapan agar olahraga Kota Blitar bisa semakin maju serta mampu berlari lebih kencang dalam meraih prestasi," katanya.
Akmal mengingatkan bahwa keberadaan pengurus KONI sejatinya merupakan pelayan bagi atlet dan pelatih yang menjadi ujung tombak prestasi olahraga daerah.
"Tugas kita adalah melayani atlet dan pelatih. Amanah ini bukan pekerjaan ringan karena membutuhkan pengorbanan waktu, tenaga, dan pikiran. Namun di balik itu semua terdapat dampak positif yang besar bagi masyarakat," tegasnya.
Menurutnya, terdapat tiga faktor utama yang harus dijaga agar organisasi olahraga mampu berkembang secara optimal, yakni kekompakan internal pengurus, pembinaan atlet dan pelatih yang berkelanjutan, serta sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah.
"Jika ketiga elemen tersebut berjalan selaras, maka kemajuan olahraga akan lebih mudah diwujudkan," jelasnya.
Akmal juga menyoroti capaian prestasi olahraga Kota Blitar yang sempat mengalami penurunan peringkat. Karena itu, ia berharap kepengurusan baru dapat segera melakukan langkah-langkah strategis untuk mengembalikan kejayaan olahraga daerah.
"Harapan besar kami, kepengurusan baru mampu memperbaiki kondisi ini dan membawa prestasi olahraga Kota Blitar kembali meningkat," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum I KONI Kota Blitar yang juga Wakil Wali Kota Blitar, Elim Tyu Samba, menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran KONI Jawa Timur dalam prosesi pelantikan tersebut.
"Alhamdulillah pelantikan berjalan lancar. Kami mengucapkan terima kasih kepada KONI Jawa Timur yang telah hadir dan melantik kepengurusan baru KONI Kota Blitar," kata Elim.
Ia menegaskan bahwa jabatan dalam kepengurusan KONI bukan sekadar simbol atau kebanggaan pribadi, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
"Ini bukan soal gaya-gayaan atau jabatan semata. Amanah ini kami emban untuk kemajuan olahraga Kota Blitar dan peningkatan prestasi atlet daerah," tegasnya.
Menurut Elim, kepengurusan KONI periode ini memiliki kekuatan yang cukup lengkap karena melibatkan unsur eksekutif, legislatif, tokoh olahraga, hingga praktisi profesional yang diharapkan mampu memperkuat pembinaan olahraga secara menyeluruh.
"Komposisi ini menjadi modal besar untuk membangun sistem olahraga yang kuat, mulai dari pembibitan, pembinaan, hingga pencapaian prestasi," jelasnya.
Lebih lanjut, Elim menegaskan bahwa fokus utama kepengurusan baru adalah mencetak atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.
"Kami ingin melahirkan atlet-atlet berkualitas yang dapat mengharumkan nama Kota Blitar di berbagai ajang olahraga," ujarnya.
Menanggapi dinamika yang sempat muncul dalam proses pemilihan ketua umum, Elim mengajak seluruh insan olahraga untuk mengakhiri perbedaan dan kembali bersatu demi kepentingan olahraga daerah.
"Kontestasi telah selesai. Kini saatnya seluruh elemen olahraga bersatu, bergandengan tangan, dan fokus membangun prestasi Kota Blitar," ajaknya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga tata kelola organisasi sesuai aturan yang berlaku.
"Apapun situasinya, seluruh proses harus tetap mengacu pada AD/ART organisasi. Mari kita jalankan roda organisasi secara tertib, profesional, dan penuh tanggung jawab," tandasnya.
Usai pelantikan, KONI Kota Blitar langsung menggelar rapat pleno yang menghasilkan keputusan penting berupa pengesahan tujuh cabang olahraga baru sebagai anggota KONI Kota Blitar.
Ketujuh cabang olahraga tersebut meliputi Federasi Triathlon Indonesia (FTI), Persatuan Golf Indonesia (PGI), Hapkido Indonesia (HI), Indonesia Beladiri Campuran Amatir Mixed Martial Art (IBCA MMA), Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI), Federasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO), dan Persatuan Korfball Seluruh Indonesia (PKSI).
Bertambahnya tujuh cabang olahraga baru tersebut diharapkan mampu memperluas pembinaan atlet sekaligus membuka ruang lahirnya talenta-talenta muda potensial dari berbagai disiplin olahraga di Kota Blitar.
Dengan kepengurusan baru dan bertambahnya jumlah cabang olahraga, KONI Kota Blitar optimistis mampu memperkuat pembinaan prestasi serta meningkatkan daya saing atlet daerah di tingkat regional maupun nasional. (re)
