DPC MADAS Sedarah Surabaya Gelar “Cangkrukan Politik” di Genteng

Daerah | 02-Mar-2026 08:40 WIB | Dilihat : 29 Kali

Wartawan : Redaksi
Editor : Redaksi
DPC MADAS Sedarah Surabaya Gelar “Cangkrukan Politik” di Genteng DPC MADAS Sedarah Surabaya Gelar “Cangkrukan Politik” di Genteng / Redaksi (02-Mar-2026)

Surabaya,giripos.com — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) MADAS Sedarah Kota Surabaya menggelar kegiatan rutin bulanan bertajuk Cangkrukan MADAS Sedarah dengan tema “Cangkrukan Politik” di Kantor DPAC Genteng, Surabaya.

Kegiatan tersebut berisi jajaran pengurus DPC, pengurus DPAC se-Kota Surabaya, anggota, serta kader MADAS Sedarah. Acara ini menghadirkan Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya dari Partai Demokrat , Syafiuddin, sebagai narasumber.

Dalam pemaparannya, Syafiuddin menyampaikan pentingnya organisasi kemasyarakatan memahami politik secara proporsional sebagai bagian dari kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Organisasi masyarakat perlu memiliki kesadaran politik agar mampu menjadi kekuatan sosial yang konstruktif dan berkontribusi dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Komisi A DPRD Kota Surabaya membuka ruang komunikasi dan kolaborasi dengan organisasi kemasyarakatan dalam rangka penguatan partisipasi publik.

Ketua Umum DPP MADAS Sedarah, Bung Taufik, turut hadir dan memberikan apresiasi atas konsistensi pelaksanaan kegiatan yang telah berjalan rutin selama beberapa bulan terakhir. Menurutnya, forum diskusi seperti cangkrukan menjadi ruang silaturahmi sekaligus pendidikan sosial bagi anggota.

“Istiqomah dalam berkumpul dan berdiskusi adalah bagian dari penguatan organisasi. Forum ini bukan sekedar ajang silaturahmi, tapi juga pembelajaran bersama,” katanya.

Kegiatan juga menyampaikan perwakilan aparat keamanan yang bersilaturahmi dalam rangka mempererat komunikasi dengan organisasi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, DPC MADAS Sedarah Surabaya menyatakan komitmennya untuk terus membangun organisasi yang partisipatif serta mendorong peran aktif masyarakat dalam dinamika sosial dan pembangunan daerah.

Related Articles