Pemanggilan Perangkat Desa Talangagung oleh Inspektorat Picu Tanda Tanya, Ada Apa yang Disembunyikan?

Pemerintahan | 01-Jan-1970 07:00 WIB | Dilihat : 49 Kali

Wartawan : Arif Bli
Editor :
Pemanggilan Perangkat Desa Talangagung oleh Inspektorat Picu Tanda Tanya, Ada Apa yang Disembunyikan? Foto : Kantor Inspektorat Kabupaten Malang dan Kantor Desa Talangagung (Doc.Istimewa)

MALANG || GIRIPOS.com — Aroma tak sedap dari Desa Talangagung kembali menyeruak ke permukaan. Informasi pemanggilan sejumlah perangkat desa oleh Inspektorat Kabupaten Malang memantik tanda tanya publik, ada persoalan apa hingga aparat pengawas turun tangan?

Saat dikonfirmasi awak media, Kepala Desa Talangagung, Tarmuji, hanya memberikan jawaban singkat dan terkesan menghindar.

“Cuma pendataan-pendataan saja Mas, pembenaran-pembenaran itu aja Mas, masih ada tamu. Ini siapa ya,” ucap Tarmuji sebelum buru-buru mengakhiri sambungan telepon, Kamis (9/4/2026).

 

Jawaban normatif tersebut justru memunculkan spekulasi di tengah masyarakat. Pasalnya, pemanggilan perangkat desa oleh Inspektorat dinilai bukan hal biasa jika hanya sebatas urusan administratif sederhana.

 

Sikap tertutup kepala desa memperkuat pertanyaan publik mengenai apa sebenarnya yang tengah terjadi di internal pemerintahan Desa Talangagung.

 

Di sisi lain, Pelaksana Tugas (Plt) Inspektorat Kabupaten Malang, Agus, juga belum memberikan klarifikasi meski telah dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp oleh awak media. Bungkamnya lembaga pengawas itu menambah kesan bahwa akses informasi terkait pemeriksaan tersebut ditutup rapat.

 

“Kalau memang tidak ada persoalan, kenapa harus tertutup? Publik berhak tahu ada apa dengan desa mereka,” ujar salah satu warga.

 

Kondisi ini memunculkan desakan agar Inspektorat Kabupaten Malang bersikap terbuka dan profesional dalam menjalankan fungsi pengawasan, terlebih ketika menyangkut tata kelola pemerintahan desa dan penggunaan anggaran publik.

 

Masyarakat menilai transparansi adalah kunci untuk menjaga kepercayaan publik, sekaligus memastikan setiap rupiah dana desa benar-benar dikelola sesuai aturan, bukan sekadar dipertanggungjawabkan di atas kertas.

( BLack )

Related Articles