Proyek Pembangunan Retaining Wall Sepanjang Jebolan Usai Banjir Demak
Daerah | 22-Jun-2024 04:02 WIB | Dilihat : 116 Kali

Demak||Bratapos.com - Proyek perbaikan tanggul Sungai Wulan di Dukuh Norowito, Desa Ketanjung, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak masuk tahap peninggian dan penguatan struktur dinding tanggul.
Seperti diketahui, tanggul Sungai Wulan di Dukuh Norowito jebol dua kali pada Februari dan Maret 2024 yang menyebabkan banjir hingga kedalaman 3 meter di Kecamatan Karanganyar.
Proyek perbaikan tanggul senilai Rp 30 miliar ini masuk paket pengerjaan Pengendali Banjir Kencing Kudus yang dikerjakan oleh PT Wijaya Karya atau Wika.
Plt Kepala Bidang Sumber Daya Air dan Bina Kontruksi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dinputaru) Demak, Naning Prih Hatiningrum mengatakan, penguatan dinding ini menggunakan struktur retaining wall. Struktur dinding penahan tanah atau retaining wall akan dibangun kurang lebih sepanjang 70 meter untuk mencegah jebol berulang.
"Saat ini tanggul Wulan dalam proses penanganan permanen berupa pelaksanaan pekerjaan penguatan struktur dinding penahan tanah (retaining wall) di sepanjang jebolan 1 sampai jebolan 2," kata Naning kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Kamis (20/6/2024) siang.
Dia menjelaskan, pembangunan dinding penahan tanah ini mencegah tanggul longsor berulang setelah dipasang tiang pancang SSP (steel sheet pile).
"Jadi ada dinding penanahan tanah di sepanjang tanggul yang jebol yang tadi dipasang SSP juga ada pemasangan retaining wall itu kayak dobel itu. SSP-nya dobel," ungkapnya.
Naning menambahkan, topping atau peninggian tanggul Sungai Wulan sepanjang 3,5 kilometer ini membentang dari titik jebol hingga Jembatan Tanggulangin, perbatasan Kabupaten Demak dan Kudus.
"Banjir pertama dulu kan di angka 8, ini sudah 9,5 insyaAllah jauh lebih aman untuk ketinggian tanggul," pungkasnya. (Arifin)
Related Articles


TOPIK TERPOPULER
BERITA POPULER
