Tingginya Biaya Operasional Dan Kebutuhan Investasi Infrastruktur Air Bersih, PDAM Giri Tirta Gresik Naikan Tarif Baru

Daerah | 06-Jun-2024 05:08 WIB | Dilihat : 92 Kali

Wartawan : redaksi
Editor : redaksi
Tingginya Biaya Operasional Dan Kebutuhan Investasi Infrastruktur Air Bersih, PDAM Giri Tirta Gresik Naikan Tarif Baru
GRESIK || Bratapos.com. Pelanggan air bersih yang dikelola oleh PDAM Perusahaan Daerah Air Minum (Perumda) Giri Tirta Gresik harus logo atas kenaikan tarif baru untuk pelanggannya. Bahkan, penyesuaian tarif air baru untuk pelanggannya diberlakukan sejak pemakaian air pada bulan Mei 2024. Penyesuaian tarif air baru oleh Perusahaan Daerah Air Minum (Perumda) Giri Tirta Gresik akan mulai ditagihkan di Bulan Juni 2024. Penyesuaian tarif baru ini merupakan langkah untuk meningkatkan kualitas pelayanan, serta untuk menjaga keberlanjutan perusahaan. Selain itu, penyesuaian tarif air baru yang dilakukan akibat semakin tingginya biaya operasional serta kebutuhan investasi infrastruktur air bersih. Direktur Umum Perumda Giri Tirta Gresik, Ahmad Rusdilfahmi menyatakan bahwa, keputusan untuk penyesuaian tarif baru ini tidak diambil dengan mudah. Untuk mengambil keputusan terhadap penyesuaian tarif baru ini, pihaknya telah melalui berbagai pertimbangan serta kajian mendalam. "Kami memahami bahwa kenaikan tarif ini akan berdampak pada pelanggan kami, namun langkah ini sangat diperlukan untuk memastikan bahwa layanan yang kami berikan akan tetap menjaga kualitas dan berkelanjutan untuk ketersediaan air bersih bagi seluruh masyarakat Gresik," ujar dia Rabu (5/6/2024). Direktur Umum Perumda Giri Tirta Gresik, Ahmad Rusdilfahmi menambahkan, kenaikan tarif air baru ini dilakukan untuk beberapa alasan utama. Ia menyebut, setidaknya terdapat tiga alasan utama yang membuat Perusahaan Daerah Air Minum (Perumda) Giri Tirta Gresik, mengumumkan adanya penyesuaian tarif air baru untuk pelanggan. Pertama biaya operasional: Biaya operasional yang terus meningkat, termasuk biaya listrik, bahan kimia untuk pemurnian air, dan pemeliharaan infrastruktur memerlukan penyesuaian tarif agar pelayanan tetap optimal. Investasi Infrastruktur: Investasi dalam infrastruktur baru, pengembangan jaringan perpipaan dam peremajaan instalasi pengolahan air untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan kepada pelanggan. Pengembangan Sumber Daya Air: Pengembangan dan perlindungan sumber daya air untuk memastikan keberlanjutan pasokan air bersih di masa depan. Meski begitu, Perusahaan Daerah Air Minum (Perumda) Giri Tirta Gresik tetap akan berkomitmen untuk memberikan perhatian khusus kepada pelanggan dari golongan tidak mampu. "Kami akan menyediakan skema subsidi khusus dan bantuan bagi pelanggan yang kurang mampu untuk memastikan mereka tetap mendapatkan akses terhadap air bersih tanpa beban yang berlebihan," papar Direktur Umum Perumda Giri Tirta Gresik, Ahmad Rusdilfahmi. Penyesuaian tarif kali ini hanya berlaku di kategori pelanggan Niaga dan Industri Kecil. Sedangkan, untuk pelanggan lain termasuk pelanggan kategori Rumah Tangga tidak mengalami perubahan. Adapun tarif baru yang akan diberlakukan adalah sebagai berikut: Kelompok Niaga Kecil dari Rp. 5.000,-/m3 menjadi Rp. 6.500,-/m3 pemakaian 10 m3 pertama. Kelompok Niaga Besar dari Rp. 7.500,-/m3 menjadi Rp. 8.500,-/m3 pemakaian 10 m3 pertama. Kelompok Industri Kecil dari Rp. 5.000,-/m3 menjadi Rp. 6.500,-/m3 pemakaian 10 m3 pertama. Pewarta Jamal Sintaru

Related Articles